-->

Jangan Makan Buah Saat Perut Kosong, Bahaya !

Jangan Makan Buah Disaat Perut Kosong, Benarkah Demikian? - Banyak yang bilang bila mengkonsumsi buah disaat perut masih kosong dan belum makan nasi bisa menyebabkan sakit perut. Para ahli nutrisi menyarankan jika buah sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong atau sebelum mengkonsumsi makanan utama seperti nasi. Atau setidaknya 20 sampai 30 menit sebelum makan besar. Hal ini dikarenakan kandungan gula dalam buah memerlukan waktu untuk dicerna.



Tubuhpun dapat lebih mudah menyerap nutrisi dari buah-buahan secara maksimal. Jika kita makan buah setelah makan nasi butuh waktu yang panjang untuk dapat mencernanya. Mengkonsumsi buah setelah makan biasa nya justru akan membuat perut kita mengalami masalah pencernaan.

Pentingnya Buah Bagi Tubuh
Apabila hal ini terjadi akan ada banyak nutrisi makanan yang tak terserap dengan baik di tubuh. Makanan sehat yang kita makan menjadi tidak maksimal manfaatnya untuk tubuh. Mengkonsumsi buah bisa kapan saja sesuai kondisi tubuh. Namun akan lebih baik jika dikonsumsi sebelum makan besar. Jika anda tidak memiliki masalah lambung, makan buah sebelum makan justru akan memberi hasil yang terbaik. Karena nutrisi buah akan diserap tubuh dengan lebih mudah.




Salak Dapat Menyebabkan Sembelit ? = Mitos


Buah salak adalah salah satu buah yang populer di negara tropis seperti di Indonesia. Ada mitos tentang buah yang memiliki nama ilmiah "salaka zalaka" ini. Bahwa mengkonsumsi buah salak akan memicu sembelit. Faktanya salah !
 

Salak Dapat Menyebabkan Sembelit ? = Mitos
Bukanlah penyebab sembelit, justru seratnya yang tinggi akan membantu mempermudah buang air besar. Biasanya ketika akan mengkonsumsi salak, beberapa orang punya kebiasaan untuk membersihkan buah itu sampai ke lapisan kulit arinya. Justru inilah yang akan membuat sembelit.

Karena siapa sangka kalau lapisan tipis setelah kulit keras dari salak menpunyai manfaat yang begitu besar bagi tubuh. Para peneliti membuktikan bahwa selain kaya retakarotin dan vitamin C memakan salak dengan kulit arinya bisa menjadi sumber serat yang baik untuk pencernaan.

Kandungan serat yang tinggi di kulit ari salak, justru bisa memperlancar kerja usus. Selain untuk mencegah sembelit, salak juga di percaya dapat menjaga kesehatan mata dan menjaga kesehatan otak. Kandungan pontasium dalam buah salak sangat dibutuhkan oleh sistem saraf untuk meningkatkan kinerja otak.



Semua Lemak Itu Jahat = Mitos

Semua Lemak Itu Jahat = Mitos

Lemak kerap kali di identikkan dengan kegemukan. Maka timbul lah sebuah mitos bila semua lemak itu jahat, dan sebisa mungkin tidak mengkonsumsi nya agar tidak menjadi gemuk. Faktanya, tidak semua lemak itu jahat. Ada juga jenis lemak yang baik seperti yang terkandung dalam minyak zaitun, biji2an, kacang-kacangan, minyak ikan, dan buah alpukat.

Jika berdasarkan jenisnya, lemak yang baik adalah lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda. Lemak yang jahat adalah lemak jenuh seperti potongan daging tinggi lemak, ayam dengan kulit, mentega, dan juga lemak keras seperti makanan ringan kemasan, makanan yang di goreng, dan margarin batang.

Lemak jenuh dan lemak keras dikenal sebagai lemak jahat. Karena lemak ini sering menimbulkan resiko penyakit dan meningkatkan kolesterol. Sedang lemak baik berfungsi sebagai sumber energi untuk menjalankan fungsi organ tubuh serta menyerap dan mengedarkan vitamin ke seluruh tubuh.

Lanjutkan membaca Benarkah Nanas Bisa Menyebabkan Keputihan ?

No comments:

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

glx_384ff51d8bb4d3d294173256e04ded62.txt Galaksion check: 2831b972811e64a22d77ceba3ee8a4a6